25 Desember 2008, Natal lagi... suka cita, damai dan indahnya natal terasa berbeda dengan tahun lalu.
Bukan karena Tino yang juga sakit cacar air :'( tapi karena memang semuanya berjalan di luar rencana. Aku baru sadar kalau ternyata manusia tidak ada apa-apanya. Kita cuma bisa berencana saja, tapi terlaksana atau tidaknya semua tergantung Tuhan yang mengatur.
Terbukti dengan natal tahun ini, semuanya sudah disusun dengan rapi. Dari awal bulan Desember aku sudah belanja untuk keperluan membuat kue natal. Rencananya mau bikin kue dicicil, jadi biar tidak terlalu berbenturan dengan acara lain. Trus, rencananya juga pohon natal dipasang sekitar pertengahan bulan Desember biar terasa banget natalnya... belum lagi klo pas kepingin beli baju dan sebagainya....
Tapi... Oh My Dear God... semua jadi berantakan. Tiba2 aja Tino sakit, badannya panas tinggi, keluar bintik2 berair. Jadi aku harus segera bawa dia berobat, dan tidak berhenti sampai segitu aja.., ternyata dia kena cacar air dan perlu perhatian ekstra karena suhu badannya tinggi sekali. Bersyukur aku punya anak yang kuat, biarpun sakit dia tetap kuat dan nggak rewel. AKu juga punya suami yang sabar, mau diajak bergantian jaga. Orang tua yang selalu bantu aku juga... Pokoknya Thanks God, aku ada di tengah orang2 yang care. Alhasil, karena Tino sakit, semua rencana jadi tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya...Aku mesti kerja keras niih..Mana yang urus Natal di gereja, bersih2 rumah yang terbengkalai saat ditinggal, kue yang belum jadi dibikin hiiks... pokoknya terasa banget makna natalnya.
Bersyukur punya pendamping yang mau dan siap nganter kemana aja...jadi masih sempat membuat persiapan kecil2an untuk menyambut kedatanganNya. Bukan dari kemewahan natal, tetapi dari makna Dia datang sebagai pribadi yang sangat...sangat...sederhana datang melayani bukan dilayani. Biarpun cuma sedikit, yang jelas natal tahun ini aku bahagia...semuanya membuat aku bahagia.... Thanks God for all You've done.
Buat Jemaat GPPS Bukit Sion Jl. Sampeyan 62, semoga kebersamaan kita tidak saja tampak saat moment persiapan sampai perayaan Natal. Semoga semangat yang sudah dikumandangkan dan janji iman yang sudah diucapkan bisa menjadi bukti kesetiaan kita, bukan kepada manusia tetapi kepada Sang Pencipta. Bukit Sion Semangat!!!!!
Sampai ketemu di natal tahun depan... jangan pernah merasa bosan untuk berkarya bagi Tuhan YESUS... GBU.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar